Kamu sudah punya pacar atau calon pendamping? Eits, jangan angkuh dulu ya! Jodoh itu benar-benar nggak bisa ditebak, jangan terlalu yakin dulu kalau pasanganmu itu adalah orang yang bakalan jadi pendamping hidupmu! Banyak orang terlibat dalam hubungan yang lama dan mendalam, eh ternyata bukan jodoh. Pastinya agak nyesek atau nyesek banget ketika berpisah. Sebelum nyesek sendiri seperti itu, ada baiknya kita amati dulu tanda-tandanya bahwa pasanganmu bukan jodohmu!
1. Dia Enggan Bercerita Pada Teman-Temannya Tentang Kamu
Teman adalah salah satu bagian terdekat dari diri kita. Ketika kita punya pacar, sudah pasti itu adalah kabar gembira, dan sudah jadi wajar ketika kabar bahagia itu bakal kita ceritakan ke teman-teman terdekat kita. Ya, kalau memang mau disimpan paling juga 1-2 minggu untuk meningkatkan kadar kejutan. Akan tetapi, kalau kemudian yang terjadi adalah kita menyimpannya hingga 1-2 bulan atau tahun, sudah jelas ada yang tidak beres.
Tanda-tanda tidak jodoh adalah masing-masing dari pihak pria atau wanita enggan memperkenalkan pasangan hidupnya kepada teman-temannya. Dan masing-masing pihak juga tidak merasa butuh untuk melakukan itu. Walaupun secara sadar hanya akan muncul perkataan, halah, itu kan gimana nanti saja , tapi keengganan itu sebenarnya pertanda bahwa hubungan yang ada itu nggak akan berujung maksimal. Ada hal mengganjal yang menjadi penyebab keengganan, dan bisa jadi itu kode dari hati bahwa dia bukanlah jodoh kita.
2. Dia Menerapkan Syarat yang Ajaib dan Nyaris Mustahil
"Kalau mau pacaran sama aku, kamu harus kayang di Monas sambil bilang pucuk pucuk!
Nah, terkadang ada hubungan yang dilandasi syarat-syarat yang sejatinya tidak mendasar. Kita sendiri tahu akhir dari kisah Dayang Sumbi dengan Sangkuriang, ataupun Roro Jonggrang dengan Bandung Bondowoso. Kita tahu bahwa suatu syarat dibuat oleh salah satu pihak dengan alasan tertentu. Syarat bangun candi dengan deadline subuh, begitu tahu candinya sudah mau kelar, eh.. malah subuhnya dipercepat.
Jadi aneka syarat itu memang dibuat-buat sebagai cara lain untuk berkata tidak. Jadi kalau hubungan kamu mulai penuh syarat ajaib, pikirkan lagi. Syarat mungkin akan berguna dalam rentang waktu tertentu sampai akhirnya salah satu pihak tidak tahan dan lantas berkeinginan untuk melepaskan diri dari sebuah hubungan karena merasa tidak nyaman.
3. Hubungan Kalian Miskin Percakapan
Ketika lagi ngumpul, ujung-ujungnya sekadar bermesraan tapi nggak ada quality time yang diisi dengan pembicaraan berbobot. Mungkin pada saat pendekatan, ada yang bisa diperbincangkan namanya juga baru berkenalan. Akan tetapi, ketika hubunganmu hendak dibawa kemana, baru bingung. Ya bingung kalau satu sama lain nggak pernah ngobrolin tentang hubungan pacaran yang sehat, atau tentang cara mendidik anak, atau bahkan tentang hidup di masa tua.
Topik-topik tersebut sebenarnya adalah penggalian pola pandang dari pasangan, sekadar brainstorming tapi bernilai penting buat kelanjutan hubungan. Jadi, kalau cukup banyak keadaan diam di hubungan kamu atau kalau ngobrol hanya sekadar ngomongin teman yang baru putus, pikirkan lagi.
4. Tidak Ada Kepercayaan yang Jadi Batu Pegangan
"Sayang, kamu lagi dimana?
"Sedang di Pancoran.
"Selfie sama patung Pancoran dong, biar ada buktinya.
Ternyata ada juga pasangan yang kelakuannya demikian. Bukan soal foto bersama patung Pancoran ya, tapi soal mengirim gambar untuk membuktikan bahwa kamu nggak bohong, atau lagi kelayapan sama selingkuhan. Apalagi sekarang mengirim gambar itu lebih mudah daripada pipis sembarangan, makin terjustifikasilah keadaan kurang percaya ini. Sampai-sampai harus ada kewajiban memberikan informasi dan mengirim foto sedang apa.
5. Ketika Kamu Sedang Bersama Dia, Kamu Tak Punya Gambaran Tentang Masa Depan
Coba sesekali berbincang tentang masa depan. Bisa perihal rumah masa depan, hendak berbulan madu ke negara mana, hendak ambil KPR model reguler atau syariah, hendak merayakan pernikahan dengan cara bagaimana, atau hendak punya anak berapa. Kalau nggak ada bayangan sama sekali, coba deh pikirkan. Masak sih kamu bakal menghabiskan masa depan dengan orang yang nggak kepikiran mau ngapain aja sama kamu nantinya di kelak kemudian hari? Jangan-jangan orang yang kamu ajak ngobrol itu sedang membayangkan masa depannya bersama orang lain yang bukan kamu?
6. Kamu Memaksa Diri Mentoleransi Kebiasaannya
Perihal jodoh ini, ada hal-hal tentang kebiasaan yang harus dipikirkan satu sama lain. Misal, nggak tahan sama asap rokok, tapi punya kekasih perokok. Pikirkan lagi bakal menghabiskan masa depan bersama dengan dia. Ada kebiasaan yang mungkin nggak akan kuat untuk diikuti sampai akhir hayat, tapi ada yang bisa.
Kalau kamu yakin kuat dengan kebiasaan itu sampai akhir hayat, berarti kalian jodoh. Jika tidak, harap ditinjau ulang. Kebiasaan mungkin bisa diubah dengan komitmen bersama, namun dalam perjalanan bahtera perjodohan nan panjang, suatu kali kebiasaan itu bisa muncul kembali. Boleh jadi dia muncul lagi di tahun pernikahan ke-35. Jadi pikirkan dulu, kemudian putuskan mau putus atau mau diputusin atau bertahan dengan keberterimaan kekal.
7. Kamu Ogah Menjemput dan Mengantarnya
Maaf untuk pelaku LDR, bagian ini bukan jatah kalian. Misalkan si cewek dan cowok pengen lari pagi bersama. Si cewek minta si cowok buat menjemput, dan kebetulan jalannya agak memutar. Anggap saja rumah si cewek di Salemba, si cowok di Manggarai, mau lari pagi di Rawamangun. Bisa dikondisikan untuk menjemput, kan? Tapi kalau si cowok ogah menjemput dan meminta bertemu si cewek langsung di Rawamangun, mending nggak usah. Cuma jemput ke Salemba saja nggak mau, apalagi nganterin kalau lagi hamil besar bukaan 7? Pikirkan lagi.
8. Bukan Orang Pertama yang Kita Pikirkan
Suatu ketika kita mendapat kabar gembira, bisa ketika dapat beasiswa atau kenaikan gaji. Namanya juga kabar gembira, pasti kamu pengen langsung memberi tahu seseorang, selain ngetwit dan update status di FB. Nah, coba ingat-ingat lagi, setiap ada kabar gembira, apakah nama dia yang tercetus pertama kali selain orangtua di pikiranmu untuk diberi tahu? Atau justru nama mantan? Kalau pasangan menjadi nama orang kedua atau ketiga yang terpikir untuk sebuah penyampaian kabar gembira, pikirkan saja lagi. Ini adalah panggilan dari alam bawah sadar tentang seseorang yang paling penting buat kamu di dalam hidup.
Nah, begitu saja. Kalau tanda bukan jodoh nggak usah banyak-banyak. Yah, baiklah untuk dipikirkan kembali, benarkah kita akan selamanya menghabiskan waktu bersama seseorang yang sesuai aneka kriteria di atas? Pikirkan lagi, karena kata Afgan, JODOH PASTI KEMANA eh jodoh pasti bertemu! :p
Sumber: hipwee.com
Showing posts with label Hubungan. Show all posts
Showing posts with label Hubungan. Show all posts
Wednesday, April 5, 2017
INGAT Jangan Terlalu Cinta Dengan Kekasih, Atau Kamu Akan Merasakan 4 Dampak Ini
Jangan Terlalu Cinta Dengan Kekasih sebelum kalian menikah... Cinta memang diperlukan ketika menjalani sebuah hubungan bersama kekasih. Namun cinta yang berlebihan dapat membawa dampak buruk loh terhadap kamu. Mencintai seseorang merupakan hal yang wajar. Kamu boleh mencintai siapapun di dunia ini tanpa ada yang melarang, akan tapi jangan sampai kamu mencintai seseorang terlalu dalam atau berlebihan, karena sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.
Kalau hanya pacaran saja lebih baik kamu jangan terlalu dalam dalam mencintai pacar kamu, kecuali jika kamu sudah menikah. Jika menikah lebih baik kamu mencintai suami atau istri kamu sepenuh hati. Pastinya kamu penasaran, kenapa kita tidak boleh cinta terlalu dalam jika masih dalam tahap berpacaran? Bagi kamu yang penasaran mari simak informasi tentang dampak buruk terlalu cinta pada kekasih.
Kalau Putus Susah Move On
Dampak buruk terlalu cinta pada kekasih yang pertama adalah karena kalau kamu sudah putus kamu akan susah untuk move on nya. Apa sih itu move on? Move on bisa diartikan dalam bergerak maju, yaitu melupakan masa lalu. Lalu apa hubunganya? Ya kalau kamu terlalu dalam mencintai pacar, maka saat putus kamu akan susah untuk melupakanya. Berbeda dengan kamu yang tidak terlalu dalam mencintai pacar kamu, kamu bisa sedikit mudah untuk melupakanya dan bergerak maju mencari pengganti.
Bahkan banyak terdapat kasus dimana dia yang terlalu cinta dengan pacarnya, tapi saat putus ia membutuhkan waktu hampir 6 bulan untuk melupakanya. Untuk itu jangan terlalu cinta kepada pacar.
Kalau Udah Putus Malah Jadi Benci
Dampak buruk terlalu cinta pada kekasih yang kedua adalah karena jika sudah putus malah jadi benci. Kenapa bisa begitu? Misalnya dulu kamu pacaran dengan cewek, kamu terlalu cinta dengan cewek kamu tersebut, kamu memberikan semua apa yang cewek kamu inginkan dan ternyata kamu malah dikhianati oleh cewek kamu sendiri. Pastinnya kamu akan membencinya kan? Bagaimana tidak, air susu dibalas dengan air tuba. Untuk itu daripada menjadi benci lebih baik jangan sampai kamu terlalu dalam mencintai seseorang yang hanya pacar.
Kamu Pasti Akan Selalu Mengalah Kepadanya
Jika kamu terlalu dalam mencintai kekasih kamu, maka kamu hanya akan terus mengalah dengan dia. Karena dalam pikiran kamu adalah yang penting kekasih kamu senang, tak peduli perasaan kamu. Kamu hanya mengalah dan terus akan mengalah.
Sering Dimanfaatkan Dalam Setiap Hal Yang Dijalaninya
Dampak buruk terlalu cinta pada kekasih yang terakhir adalah jika kamu terlalu cinta kepada pacar kamu, maka kamu hanya akan dimanfaatkan oleh dirinya. Karena dirinya berfikiran kalau kamu akan melakukan segalanya demi dia, yang penting dia senang. Maka dari itu kamu hanya akan disuruh-suruh menuruti semua kemauanya. Dan kamu hanya akan dimanfaatkan saja.
Oleh karena itu jangan terlalu berlebihan mencintai kekasih bila kamu tidak ingin menjalani dampak diatas. Cintailah sewajarnya, dengan itu kamu akan dapat memperoleh cinta yang sejati dan abadi selamanya dengan dia.
Sumber : vebma .com
Kalau hanya pacaran saja lebih baik kamu jangan terlalu dalam dalam mencintai pacar kamu, kecuali jika kamu sudah menikah. Jika menikah lebih baik kamu mencintai suami atau istri kamu sepenuh hati. Pastinya kamu penasaran, kenapa kita tidak boleh cinta terlalu dalam jika masih dalam tahap berpacaran? Bagi kamu yang penasaran mari simak informasi tentang dampak buruk terlalu cinta pada kekasih.
Kalau Putus Susah Move On
Dampak buruk terlalu cinta pada kekasih yang pertama adalah karena kalau kamu sudah putus kamu akan susah untuk move on nya. Apa sih itu move on? Move on bisa diartikan dalam bergerak maju, yaitu melupakan masa lalu. Lalu apa hubunganya? Ya kalau kamu terlalu dalam mencintai pacar, maka saat putus kamu akan susah untuk melupakanya. Berbeda dengan kamu yang tidak terlalu dalam mencintai pacar kamu, kamu bisa sedikit mudah untuk melupakanya dan bergerak maju mencari pengganti.
Bahkan banyak terdapat kasus dimana dia yang terlalu cinta dengan pacarnya, tapi saat putus ia membutuhkan waktu hampir 6 bulan untuk melupakanya. Untuk itu jangan terlalu cinta kepada pacar.
Kalau Udah Putus Malah Jadi Benci
Dampak buruk terlalu cinta pada kekasih yang kedua adalah karena jika sudah putus malah jadi benci. Kenapa bisa begitu? Misalnya dulu kamu pacaran dengan cewek, kamu terlalu cinta dengan cewek kamu tersebut, kamu memberikan semua apa yang cewek kamu inginkan dan ternyata kamu malah dikhianati oleh cewek kamu sendiri. Pastinnya kamu akan membencinya kan? Bagaimana tidak, air susu dibalas dengan air tuba. Untuk itu daripada menjadi benci lebih baik jangan sampai kamu terlalu dalam mencintai seseorang yang hanya pacar.
Kamu Pasti Akan Selalu Mengalah Kepadanya
Jika kamu terlalu dalam mencintai kekasih kamu, maka kamu hanya akan terus mengalah dengan dia. Karena dalam pikiran kamu adalah yang penting kekasih kamu senang, tak peduli perasaan kamu. Kamu hanya mengalah dan terus akan mengalah.
Sering Dimanfaatkan Dalam Setiap Hal Yang Dijalaninya
Dampak buruk terlalu cinta pada kekasih yang terakhir adalah jika kamu terlalu cinta kepada pacar kamu, maka kamu hanya akan dimanfaatkan oleh dirinya. Karena dirinya berfikiran kalau kamu akan melakukan segalanya demi dia, yang penting dia senang. Maka dari itu kamu hanya akan disuruh-suruh menuruti semua kemauanya. Dan kamu hanya akan dimanfaatkan saja.
Oleh karena itu jangan terlalu berlebihan mencintai kekasih bila kamu tidak ingin menjalani dampak diatas. Cintailah sewajarnya, dengan itu kamu akan dapat memperoleh cinta yang sejati dan abadi selamanya dengan dia.
Sumber : vebma .com
Wanita Yang Bijaksana Tidak Akan Meminta 5 Hal Ini dari Pasangannya...
Cinta dan kasih sayang pada pasangan sering kali membutakan mata. Karena merasa memiliki, sebagian dari kita merasa bisa meminta apapun dari pasangan. Namun wanita yang bijaksana tidak akan meminta lima hal ini pada pasangannya.
1. Tidak meminta pasangan untuk meninggalkan hal-hal yang disukainya
Hanya karena ingin si dia menghabiskan lebih banyak waktu denganmu maka kamu memintanya untuk meninggalkan hobi atau pekerjaannya. Wanita yang bijaksana tahu bahwa hal tersebut justru akan membuat pasangannya tidak bahagia.
2. Tidak meminta pasangan untuk menjadi sosok yang berbeda
Wanita yang tahu betul nilai dari sebuah hubungan tidak akan meminta pasangannya untuk berubah. Ia memahami bahwa ia menjalin hubungan dengan sesama manusia yang hanya akan berubah jika dia menginginkannya.
3. Tidak meminta pasangan untuk menghindari wanita lain
The ugly truth is pria memang tidak bisa untuk tidak memandang pada wanita cantik. Jadi ia menerima saja kenyataan ini dan hadapi dengan calm jika pasangannya memandang wanita lain.
4. Tidak meminta pasangan untuk berbagi ketertarikan
Wanita yang bijaksana tidak akan meminta pasangannya untuk berbagi keteratarikan dengannya. Karena ia sadar bahwa pasangannya pasti punya selera dan ketertarikan yang lain.
5. Dia percaya pada pasangannya
Wanita yang bijaksana tidak menuntut bukti cinta dan kasih sayang dari pasangannya. Ketika hubungan antara pria dan wanita dibangun atas dasar kepercayaan, seorang wanita tak akan pernah mengambil HP pasangan diam-diam untuk mendapatkan akses di media sosial atau emailnya, atau bahkan untuk sekadar melihat apa saja yang dilakukan pasangannya.
Pada dasarnya wanita yang bijaksana akan memandang semua hal dari sisinya lebih dulu. Ia tidak akan meminta hal yang membuat pasangannya menjadi terluka. Karena ia selalu berpikir bahwa, “Jika dia memintaku melakukan hal itu, aku pasti akan kecewa dan sedih.”
Sumber : popbela.com
1. Tidak meminta pasangan untuk meninggalkan hal-hal yang disukainya
Hanya karena ingin si dia menghabiskan lebih banyak waktu denganmu maka kamu memintanya untuk meninggalkan hobi atau pekerjaannya. Wanita yang bijaksana tahu bahwa hal tersebut justru akan membuat pasangannya tidak bahagia.
2. Tidak meminta pasangan untuk menjadi sosok yang berbeda
Wanita yang tahu betul nilai dari sebuah hubungan tidak akan meminta pasangannya untuk berubah. Ia memahami bahwa ia menjalin hubungan dengan sesama manusia yang hanya akan berubah jika dia menginginkannya.
3. Tidak meminta pasangan untuk menghindari wanita lain
The ugly truth is pria memang tidak bisa untuk tidak memandang pada wanita cantik. Jadi ia menerima saja kenyataan ini dan hadapi dengan calm jika pasangannya memandang wanita lain.
4. Tidak meminta pasangan untuk berbagi ketertarikan
Wanita yang bijaksana tidak akan meminta pasangannya untuk berbagi keteratarikan dengannya. Karena ia sadar bahwa pasangannya pasti punya selera dan ketertarikan yang lain.
5. Dia percaya pada pasangannya
Wanita yang bijaksana tidak menuntut bukti cinta dan kasih sayang dari pasangannya. Ketika hubungan antara pria dan wanita dibangun atas dasar kepercayaan, seorang wanita tak akan pernah mengambil HP pasangan diam-diam untuk mendapatkan akses di media sosial atau emailnya, atau bahkan untuk sekadar melihat apa saja yang dilakukan pasangannya.
Pada dasarnya wanita yang bijaksana akan memandang semua hal dari sisinya lebih dulu. Ia tidak akan meminta hal yang membuat pasangannya menjadi terluka. Karena ia selalu berpikir bahwa, “Jika dia memintaku melakukan hal itu, aku pasti akan kecewa dan sedih.”
Sumber : popbela.com
Berikut Ini 9 Hal Sepele yang Bikin Cowok Batal Seriusin Kamu. Jangan Lakukan Kalau Ngga Mau Menyesal Nantinya
Mencapai hubungan yang serius bagi laki-laki maupun perempuan memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Ada banyak proses dan tahapan yang harus dilewati. Selama proses ini berlangsung, akan ada banyak masalah yang harus kalian lewati hingga akhirnya pun kalian membuat kesepakatan-kesepakatan secara langsung ataupun tidak.
Dan jika dalam proses ini kamu gagal menjaga apa yang sudah kalian sepakati maka hubunganmu tak akan bertahan lama karena dia sudah tak tertarik lagi melanjutkan semua ini. Jadi jangan sampai hal-hal sepele semacam ini mengubah hubungan yang seharusnya sudah dia seriusi.
1. Saat bersamanya, kamu malah ngga menjadi diri sendiri. Kamu sibuk jadi orang lain yang bukan dirimu.
Girls, cowok sebenarnya nggak menuntut banyak kok dari penampilanmu! Asal kamu bisa menjaga diri secara wajar saja sudah cukup baginya. Bertingkah berlebihan dengan meniru orang lain justru akan membuatnya ilfeel. Jika dia sudah memilih bersamamu, artinya dia rela menerimamu apa adanya. Dia paham kamu juga manusia biasa yang punya kelebihan dan kekurangan. Jadi tak perlu berupaya menjadi orang lain, mulailah mencintai dirimu sendiri.
2. Selama ini kamu menuntut dia yang harus selalu duluan mengungkapkan rasa cinta. Sedangkan kamu cuma bisa menunggu.
Cewek biasanya sering jaim untuk mengatakan I love you lebih dulu saat kencan atau pergi berdua. Padahal terkadang cowok juga menunggu moment-moment romantis dengan bisikan I love you darimu. Ungkapan kata cinta datangnya ngga wajib harus dari cowok duluan. Sesekali kamu juga perlu menunjukkan rasa cintanya ke dia. Ini bisa jadi bukti kalau hubungan kalian seimbang dan tidak berat sebelah.
3. Jangan terlalu agresif kalau tak ingin membuat dia enggan tahu lebih banyak tentang kamu.
Cowok itu suka misteri dan segala sesuatu yang seksi, kalau sejak awal kamu sudah memberitahukan semua hal yang bisa membuatnya jatuh cinta maka dia tak akan tertarik untuk terus melanjutkan hubungannya denganmu. Buatlah dia penasaran tentang hal-hal menarik dalam dirimu. Dengan begitu, dia jadi selalu punya alasan untuk kembali ke kamu.
4. Dia bukan tahanan yang wajib lapor ke kamu 24 jam. Beri dia waktu sejenak saat dia sedang tenggelam dalam kesibukannya.
Laki-laki selalu butuh ruang dan waktu untuk menyendiri. Man need his own cave! Ada hal-hal yang memang tak bisa mereka bagi dengan perempuannya, jadi jangan terlalu khawatir sampai terus menghubunginya. Jika dia sudah tak sibuk dengan pekerjaannya, dia pasti akan segera kembali ke kamu.
5. Konflik dalam hubungan itu biasa. Tapi jangan semua hal diributkan ya..
Jangan sampai hanya gara-gara pesanmu tidak dibalas kamu marah padanya. Bagi cowok itu hal-hal yang sangat sepele dan tak perlu dibesar-besarkan. Dalam hubungan yang dewasa, kamu harus pintar memilih masalah mana yang perlu diributkan dan mana yang tidak. Karena terkadang hal-hal sepele itu tak perlu jadi bahan pertengkaran kalian. Jika terus menerus dilakukan, justru akan membuat menyesal nantinya.
6. Kamu berkali-kali menanyakan kapan kalian akan menikah. Tapi kamu sendiri tak pernah ikut berjuang bersamanya memantaskan diri.
Menikah bagi seorang laki-laki bukan perkara ijab dan qobul saja, ada hal-hal yang harus mereka siapkan dan pertimbangkan demi bisa melamar perempuan yang kini singgah di hati mereka. Bersabarlah, karena jika sudah tiba saatnya mereka akan menghampirimu dengan sendirinya.
7. Dalam hubungan kamu terlalu mendominasi. Tanpa pernah memberikan dia kesempatan memilih hal yang dia senangi.
Dalam hubungan, komunikasi menjadi kunci penting. Begitu juga dalam memutuskan sesuatu yang berhubungan dengan kalian berdua, harus ada komunikasi dua arah. Menjadi tidak adil jika kamu jadi satu-satunya orang yang memegang kendali atas itu, tanpa pernah memberi dia kesempatan untuk memberi pendapat. Kalau sudah begini, jangan heran jika dia pergi.
8. Tak ada salahnya jadi cewek mandiri. Tapi bukan berarti tak melibatkannya dalam hidupmu sama sekali.
Walaupun sebenarnya niatmu tidak ingin merepotkan, tapi bagi laki-laki itu sangat mengesalkan. Mereka suka dimintai bantuan dan menunjukkan kekuatan mereka. Jika kamu terlalu mandiri maka dia akan merasa bahwa kamu tidak percaya padanya.
9. Kamu tidak pernah ada untuknya saat dia benar-benar membutuhkan. Kamu datang hanya saat kamu butuh saja.
Terkadang, cowok dalam beberapa hal sebenarnya lebih manja dibandingkan cewek. Mereka suka diperhatikan dan selalu membutuhkan sosok kekasihnya untuk ada ketika dalam masalah. Jadilah orang pertama yang dia percaya untuk mendengar masalah-masalah beratnya.
Jika kamu tak ingin hubunganmu berakhir tanpa ada hitam di atas putih karena dia sudah tak lagi serius padamu, maka kamu tak boleh mengabaikan hal-hal yang terlihat sepele. Karena air setitik tetap bisa merusak susu sebelangga.
Sumber : hipwee.com
Dan jika dalam proses ini kamu gagal menjaga apa yang sudah kalian sepakati maka hubunganmu tak akan bertahan lama karena dia sudah tak tertarik lagi melanjutkan semua ini. Jadi jangan sampai hal-hal sepele semacam ini mengubah hubungan yang seharusnya sudah dia seriusi.
1. Saat bersamanya, kamu malah ngga menjadi diri sendiri. Kamu sibuk jadi orang lain yang bukan dirimu.
Girls, cowok sebenarnya nggak menuntut banyak kok dari penampilanmu! Asal kamu bisa menjaga diri secara wajar saja sudah cukup baginya. Bertingkah berlebihan dengan meniru orang lain justru akan membuatnya ilfeel. Jika dia sudah memilih bersamamu, artinya dia rela menerimamu apa adanya. Dia paham kamu juga manusia biasa yang punya kelebihan dan kekurangan. Jadi tak perlu berupaya menjadi orang lain, mulailah mencintai dirimu sendiri.
2. Selama ini kamu menuntut dia yang harus selalu duluan mengungkapkan rasa cinta. Sedangkan kamu cuma bisa menunggu.
Cewek biasanya sering jaim untuk mengatakan I love you lebih dulu saat kencan atau pergi berdua. Padahal terkadang cowok juga menunggu moment-moment romantis dengan bisikan I love you darimu. Ungkapan kata cinta datangnya ngga wajib harus dari cowok duluan. Sesekali kamu juga perlu menunjukkan rasa cintanya ke dia. Ini bisa jadi bukti kalau hubungan kalian seimbang dan tidak berat sebelah.
3. Jangan terlalu agresif kalau tak ingin membuat dia enggan tahu lebih banyak tentang kamu.
Cowok itu suka misteri dan segala sesuatu yang seksi, kalau sejak awal kamu sudah memberitahukan semua hal yang bisa membuatnya jatuh cinta maka dia tak akan tertarik untuk terus melanjutkan hubungannya denganmu. Buatlah dia penasaran tentang hal-hal menarik dalam dirimu. Dengan begitu, dia jadi selalu punya alasan untuk kembali ke kamu.
4. Dia bukan tahanan yang wajib lapor ke kamu 24 jam. Beri dia waktu sejenak saat dia sedang tenggelam dalam kesibukannya.
Laki-laki selalu butuh ruang dan waktu untuk menyendiri. Man need his own cave! Ada hal-hal yang memang tak bisa mereka bagi dengan perempuannya, jadi jangan terlalu khawatir sampai terus menghubunginya. Jika dia sudah tak sibuk dengan pekerjaannya, dia pasti akan segera kembali ke kamu.
5. Konflik dalam hubungan itu biasa. Tapi jangan semua hal diributkan ya..
Jangan sampai hanya gara-gara pesanmu tidak dibalas kamu marah padanya. Bagi cowok itu hal-hal yang sangat sepele dan tak perlu dibesar-besarkan. Dalam hubungan yang dewasa, kamu harus pintar memilih masalah mana yang perlu diributkan dan mana yang tidak. Karena terkadang hal-hal sepele itu tak perlu jadi bahan pertengkaran kalian. Jika terus menerus dilakukan, justru akan membuat menyesal nantinya.
6. Kamu berkali-kali menanyakan kapan kalian akan menikah. Tapi kamu sendiri tak pernah ikut berjuang bersamanya memantaskan diri.
Menikah bagi seorang laki-laki bukan perkara ijab dan qobul saja, ada hal-hal yang harus mereka siapkan dan pertimbangkan demi bisa melamar perempuan yang kini singgah di hati mereka. Bersabarlah, karena jika sudah tiba saatnya mereka akan menghampirimu dengan sendirinya.
7. Dalam hubungan kamu terlalu mendominasi. Tanpa pernah memberikan dia kesempatan memilih hal yang dia senangi.
Dalam hubungan, komunikasi menjadi kunci penting. Begitu juga dalam memutuskan sesuatu yang berhubungan dengan kalian berdua, harus ada komunikasi dua arah. Menjadi tidak adil jika kamu jadi satu-satunya orang yang memegang kendali atas itu, tanpa pernah memberi dia kesempatan untuk memberi pendapat. Kalau sudah begini, jangan heran jika dia pergi.
8. Tak ada salahnya jadi cewek mandiri. Tapi bukan berarti tak melibatkannya dalam hidupmu sama sekali.
Walaupun sebenarnya niatmu tidak ingin merepotkan, tapi bagi laki-laki itu sangat mengesalkan. Mereka suka dimintai bantuan dan menunjukkan kekuatan mereka. Jika kamu terlalu mandiri maka dia akan merasa bahwa kamu tidak percaya padanya.
9. Kamu tidak pernah ada untuknya saat dia benar-benar membutuhkan. Kamu datang hanya saat kamu butuh saja.
Terkadang, cowok dalam beberapa hal sebenarnya lebih manja dibandingkan cewek. Mereka suka diperhatikan dan selalu membutuhkan sosok kekasihnya untuk ada ketika dalam masalah. Jadilah orang pertama yang dia percaya untuk mendengar masalah-masalah beratnya.
Jika kamu tak ingin hubunganmu berakhir tanpa ada hitam di atas putih karena dia sudah tak lagi serius padamu, maka kamu tak boleh mengabaikan hal-hal yang terlihat sepele. Karena air setitik tetap bisa merusak susu sebelangga.
Sumber : hipwee.com
Ketika Cowokmu Mengatakan Ini ke Kamu, Tandanya Dia Sudah Nyaman Denganmu
Rasanya hampir semua orang termasuk kamu paham, jika kenyamanan itu kunci dalam segala hubungan. Antara anak dengan orangtuanya, antara kakak dengan adik atau saudaranya yang lain, antara seseorang dengan sahabatnya, juga antara kamu dan dia. Tapi bentuk nyaman ini kadang ada banyak orang yang masih rancu. Kenyamanan dianggap sesuatu yang menyenangkan saja. Padahal nyaman itu dalam segala keadaan, suka ataupun duka.
Seperti dalam hubungan kamu dan dia yang punya takaran nyaman seperti apa. Tapi yang lebih penting, kamu sendiri perlu tahu sudah seberapa nyaman dia dengan kamu dan hubungan kalian. Nggak harus dengan bertanya ini dan itu, kamu cuma perlu mengamati apa yang dia ucapkan. Kalau saja beberapa ucapan ini pernah diucapkan, kamu harusnya sudah tenang bersamanya.
1. “Kangen kamu nih….”
Meski tak sering, tapi setidaknya dia sudah tak lagi canggung untuk mengungkapkan apapun yang dirasakannya. Dia akan bilang sayang atau rindu di saat rasa itu memang benar muncul di hatinya.
2. “Gimana, udah ganteng belum akunya?”
"Aku udah potong rambut nih, Yang. Bagaimana, ganteng ‘kan aku? Hehehe.
Sebenarnya dia tak memintamu serius memberi penilaian terhadap penampilannya, dengan kata lain ini salah satu candaan dia kepadamu.
3. “Eh, gendut, kamu mau makan apa?”
Justru kenyaman membuat kamu atau dia punya panggilan sayang yang tak selalu manis saja, tapi kadang juga dengan julukan yang agak menyebalkan.
4. “Bayarin dulu ya. Hehehe,”
Kalau biasanya cowok terlalu gengsi untuk ditraktir makan atau nonton oleh cowoknya. Cowokmu justru sebaliknya tak akan sungkan untuk dibayari makan bahkan dibelikan sesuatu dengan menggunakan uangmu terlebih dahulu.
5. “Makannya aku abis semua ya, Yang,”
"Yang, ini kok sayuran sama acarnya nggak dimakan?
"Nggak suka.
"Ya udah, aku habisin ya.
Dia percaya kamu tak akan pernah risih dengan tingkahnya seperti menghabiskan makanmu ini. Dia tahu kamu tak akan pernah mempermasalahkannya.
6. “Cemberut aja, senyumin aku dong,”
Saat kamu marah, dia tak lagi bingung. Sebab dia selalu tahu bagaimana menghadapi sekaligus menenangkanmu. Salah satunya dengan merayu seraya meledekmu.
7. “Aku bingung, menurut kamu baiknya gimana?”
Menceritakan segala hal dari mulai yang senang sampai keluh kesah. Dia juga tak pernah ragu untuk meminta pendapatmu saat dirinya sedang dilanda ragu.
8. “Aku lagi nggak punya uang nih….”
Lagi-lagi urusan uang itu jadi simbol kegengsian seorang cowok. Tapi bukan berarti kejujurannya soal materi membuatnya jadi seperti pecundang atau cowok yang matrealistis. Justru kejujurannya ini bentuk kenyamanan supaya kamu tahu keadaan asli dirinya.
9. “Cie dandan. Kenalan dong Mbaknya,”
"Pakai apa itu kamu, Yang?
"Pakai make-up lah….
"Cie, dandan. Cantik banget sih, kenalan dong Mbaknya!
Alih-alih canggung saat tahu akan dimintai penilaian terhadap dandananmu. Dia memilih menilai sekaligus meledek dan memuji. Bukan hanya untuk cari aman, tapi juga untuk menghargai segala usahamu ini.
10. Saat banyak masalah, dan dia tiba-tiba nangis tanpa bicara apa-apa
Tiba-tiba yang terdengar hanya suara berat napasnya diiringi dengan sesenggukan pelan. Cuma rasa nyaman yang membuat cowokmu ini percaya jika menangis di depanmu tak akan menurunkan harga dirinya. Dia ingin kamu melihatnya selayaknya manusia biasa yang ada kalanya tak bisa menahan kesedihan saat beban di pikirannya terlalu berat.
Apapun yang diucapkan oleh cowokmu ini sebaik-baiknya tanda jika dirinya telah benar-benar nyaman denganmu. Jadi cowokmu sudah pernah mengucapkan ini atau belum?
Sumber : hipwee.com
Seperti dalam hubungan kamu dan dia yang punya takaran nyaman seperti apa. Tapi yang lebih penting, kamu sendiri perlu tahu sudah seberapa nyaman dia dengan kamu dan hubungan kalian. Nggak harus dengan bertanya ini dan itu, kamu cuma perlu mengamati apa yang dia ucapkan. Kalau saja beberapa ucapan ini pernah diucapkan, kamu harusnya sudah tenang bersamanya.
1. “Kangen kamu nih….”
Meski tak sering, tapi setidaknya dia sudah tak lagi canggung untuk mengungkapkan apapun yang dirasakannya. Dia akan bilang sayang atau rindu di saat rasa itu memang benar muncul di hatinya.
2. “Gimana, udah ganteng belum akunya?”
"Aku udah potong rambut nih, Yang. Bagaimana, ganteng ‘kan aku? Hehehe.
Sebenarnya dia tak memintamu serius memberi penilaian terhadap penampilannya, dengan kata lain ini salah satu candaan dia kepadamu.
3. “Eh, gendut, kamu mau makan apa?”
Justru kenyaman membuat kamu atau dia punya panggilan sayang yang tak selalu manis saja, tapi kadang juga dengan julukan yang agak menyebalkan.
4. “Bayarin dulu ya. Hehehe,”
Kalau biasanya cowok terlalu gengsi untuk ditraktir makan atau nonton oleh cowoknya. Cowokmu justru sebaliknya tak akan sungkan untuk dibayari makan bahkan dibelikan sesuatu dengan menggunakan uangmu terlebih dahulu.
5. “Makannya aku abis semua ya, Yang,”
"Yang, ini kok sayuran sama acarnya nggak dimakan?
"Nggak suka.
"Ya udah, aku habisin ya.
Dia percaya kamu tak akan pernah risih dengan tingkahnya seperti menghabiskan makanmu ini. Dia tahu kamu tak akan pernah mempermasalahkannya.
6. “Cemberut aja, senyumin aku dong,”
Saat kamu marah, dia tak lagi bingung. Sebab dia selalu tahu bagaimana menghadapi sekaligus menenangkanmu. Salah satunya dengan merayu seraya meledekmu.
7. “Aku bingung, menurut kamu baiknya gimana?”
Menceritakan segala hal dari mulai yang senang sampai keluh kesah. Dia juga tak pernah ragu untuk meminta pendapatmu saat dirinya sedang dilanda ragu.
8. “Aku lagi nggak punya uang nih….”
Lagi-lagi urusan uang itu jadi simbol kegengsian seorang cowok. Tapi bukan berarti kejujurannya soal materi membuatnya jadi seperti pecundang atau cowok yang matrealistis. Justru kejujurannya ini bentuk kenyamanan supaya kamu tahu keadaan asli dirinya.
9. “Cie dandan. Kenalan dong Mbaknya,”
"Pakai apa itu kamu, Yang?
"Pakai make-up lah….
"Cie, dandan. Cantik banget sih, kenalan dong Mbaknya!
Alih-alih canggung saat tahu akan dimintai penilaian terhadap dandananmu. Dia memilih menilai sekaligus meledek dan memuji. Bukan hanya untuk cari aman, tapi juga untuk menghargai segala usahamu ini.
10. Saat banyak masalah, dan dia tiba-tiba nangis tanpa bicara apa-apa
Tiba-tiba yang terdengar hanya suara berat napasnya diiringi dengan sesenggukan pelan. Cuma rasa nyaman yang membuat cowokmu ini percaya jika menangis di depanmu tak akan menurunkan harga dirinya. Dia ingin kamu melihatnya selayaknya manusia biasa yang ada kalanya tak bisa menahan kesedihan saat beban di pikirannya terlalu berat.
Apapun yang diucapkan oleh cowokmu ini sebaik-baiknya tanda jika dirinya telah benar-benar nyaman denganmu. Jadi cowokmu sudah pernah mengucapkan ini atau belum?
Sumber : hipwee.com
TERNYATA Inilah 6 Tanda Ketika Mantan Masih Merindukanmu
Jelas saja kerinduan itu akan tetap muncul, senyumnya, marahnya, sekilas akan menghampiri lamunanmu. Mantanmu kini sudah jauh di ujung sana, tanpa tahu lagi apa yang dia lakukan, perpisahan ini justru membuatmu tersiksa akan kenangan dengannya.
Bicara soal mantan membuat kita bernostalgia, bagaimana kita tertawa dengannya dulu, apa yang kamu sukai dan tidak kamu sukai darinya, sampai dengan alasan kenapa kamu sampai putus dengannya. Putusnya hubunganmu dengannya memang tak ada kemungkinan untuk kembali lagi menjalin keindahan yang semoat terukir dulu, entah karena alasan apa hanya kamu, dia dan tuhan yang tahu. Masa lalu tak akan menghalangi masa depanmu, meskipun mantan ini tak akan penting lagi untuk difikirkan. Setidaknya kamu bisa menghibur dirimu dengan pengalaman yang mengajarkanmu akan hidup dan cinta.
Jelas saja kerinduan itu akan tetap muncul, senyumnya, marahnya, sekilas akan menghampiri lamunanmu. Mantanmu kini sudah jauh di ujung sana, tanpa tahu lagi apa yang dia lakukan, perpisahan ini justru membuatmu tersiksa akan kenangan dengannya. Tak menutup kemungkinan dia juga merindukanmu, ketika hal itu mulai terngiang di kepalamu kamu mulai ingin tahu apa yang sedang dia rasakan. Berikut adalah tanda si mantan masih merindukanmu :
1. Pesan Singkat : Dia akan memeberi kabar dengan pesan singkat bahkan menelephonmu, jika mantanmu tak pernah melakukan ini tandanya dia tak pernah merindukanmu
Menjadi orang yang dirindukan membuatmu merasa bangga dan merasa masih diistimewakan dalam hidupnya, meskipun dia hanya iseng melakukannya. Bodo amatlah yang penting dia lagi cari – cari waktu untuk sekedar menghubungimu dan menanyakan kabarmu, kamu sekarang kuliah dimana, ambil jurusan apa, masih tinggal di kota tempat kalian berjumpa dulu, sampai menanyakan kamu sekarang udah punya pacar lagi apa belum.
Kalau pertanyaan ini masih berlanjut, mungkin dia akan menanyakan cantikan mana dia sama aku ?.. hehe. Ya cantikan pacar kamu yang sekaranglah, karena pacar kamu yang lebih bisa menyesuaikan kamu sekarang yang sudah lebih dewasa dan rencana membangun masa depan bersama.
2. Cemburu Masih Mengganggunya : Cie yang masih belum rela, gatel nih ya, garuk aja pak
Kecemburuannya kini bisa diartikan sebagai rasa irinya terhadapmu yang sudah bisa move-on dan menjalani hidup yang lebih baik. Atau memang dia sedang merindukanmu yang sudah bukan miliknya. Adapula kelakuan dia yang hanya ingin kamu, masih mengharapkan kamu kembali dengannya, seperti dulu.
Tergantung bagaimana kamu akan bersikap. Jika hatimu berkata iya, ketika posisimu bersama orang lain, maka katakana dengan jujur tanpa menyakiti siapapun, termasuk kamu sendiri. Jangan menyiksamu dengan gengsi, jika memang kamu masih ingin bersamanya, buat keputusan yang tepat.
3. Stalking Tentangmu : Hampir setiap hari dia tak pernah lupa melakukannya
Dia selalu ingin tahu apa yang sedang kamu sibukkan sekarang. Meskipun tak bisa bertemu denganmu secara langsung, dia bisa memantaumu dari jauh dengan mencari nama semua sosmed kamu. Melihat fotomu di medsos, bertanya tentang kabarmu melalui temanmu juga merupakan usahanya untuk mencari kabar tentangmu.
Setiap update foto, video, di instagrammu, tak terlewatkan olehnya. Dengan meninggalkan jejak memberi love, memberi komentar, agar kamu tahu dia sedang memperhatikanmu. Atau jangankan memberi love dan komentar, dia yang gengsi dan bersikeras untuk tetap menyembunyikan kerinduannya, dia bahkan enggan untuk memfollow kamu.
4. Masa Lalu yang Masih Membayangi : Bukannya dia tak bisa melupakanmu, namun dia masih saja melakukan hal yang menjadi kebiasaan kalian berdua dulu
Harapan kembali padamu itu sudah terlihat dengan jelas, namun kini kamu hanya sekedar merindukannya bukan menginginkannya kembali. Usahanya mungkin cukup berpengaruh dan membuatmu merasakan gundah gulana. Kamu terganggu dan mulai membuat pilihan dia atau pacarmu.
Masa lalunya bersamamu memang indah dia rasa, itu mungkin yang membuatnya tetap melakukan kebiasaan menghabiskan hari minggu dengan bermain tenis yang sering kalian lakukan dulu, dia tetap menerapkannya sampai sekarang. Setiap kali dia merindukanmu dia akan datang ke tempat kalian pernah tertawa bersama, ke kafe kesukaannya, ke tempat karaoke dengan nomor ruang mana saja yang yang pernah kalian tempati. Berharap akan bertemu denganmu disana.
5. Sapaan Lembut : Buat kamu yang masih tinggal satu kota dengannya mungkin akan bertemu tanpa sengaja
Tak ada salahnya menegurmu saat ia bertemu denganmu, dia memang mengharapkan pertemuan ini terjadi. Sapaan lembutnya akan terdengar di telingamu. Tanpa berjabat tangan, dia juga mulai bertingkah aneh. Seperti bingung ingin mengungkapkan apa, dan harus memulai dengan kalimat apa.
Ketika kamu mulai mengawali menyentuh pundaknya, dia akan merasa lebih tenang, dan mulai berbincang denganmu. Beberapa kata mungkin akan terungkap dari mulutnya. Beberapa jam usai, dan kamu baru menyadari berbicara dan melihat sayu matanya masih membuatmu nyaman. Diapun mulai menyentuh tanganmu dengan lembut ketika akan berjalan pulang.
6. Ungkapan Harapan dan Mulai Memperbaiki Sikap Buruknya : Ya, dia akan melakukan itu terutama untuk dirinya sendiri
Dia memang bukan si A yang pernah bersamamu dulu, dia kini lebih dewasa dan berubah menjadi lebih baik. Dia sadar akan lebih lega ketika akan mengungkapkan kata rindu padamu, tanpa maksud menyakiti siapapun termasuk pacarmu yang sekarang. Dia hanya mengungkapkan apa yang tidak seharusnya dia katakan, namun apa boleh buat hatinya mendorong dengan kuat untuk tak menyembunyikan lagi apa yang selama ini masih terpendam.
Sifat dan sikap buruknya dulu kini sudah mulai pudar seiring berjalannya waktu, kamu bahkan hanya bisa menyadarinya setelah putus dengannya. Iya, dia masih mengingat nasehatmu, dia masih menganggapmu sebagai sosok penting di hidupnya. Mengingat perkataanmu masih memotivasinya untuk berubah.
Itulah tanda yang terjadi ketika mantan kamu masih merindukanmu, mungkin ini akan terjadi sebaliknya padamu. Ketika itu terjadi, ambillah sikap tenang dan tetap bijak dalam mengambil keputusan tanpa harus menyakiti pacarmu, mantanmu, bahkan dirimu sendiri. Kamu punya hak untuk memilih, keduanya mencintaimu, tanpa meminta kamu menyakitinya jadi jujurlah.
Sumber : vebma.com
Bicara soal mantan membuat kita bernostalgia, bagaimana kita tertawa dengannya dulu, apa yang kamu sukai dan tidak kamu sukai darinya, sampai dengan alasan kenapa kamu sampai putus dengannya. Putusnya hubunganmu dengannya memang tak ada kemungkinan untuk kembali lagi menjalin keindahan yang semoat terukir dulu, entah karena alasan apa hanya kamu, dia dan tuhan yang tahu. Masa lalu tak akan menghalangi masa depanmu, meskipun mantan ini tak akan penting lagi untuk difikirkan. Setidaknya kamu bisa menghibur dirimu dengan pengalaman yang mengajarkanmu akan hidup dan cinta.
Jelas saja kerinduan itu akan tetap muncul, senyumnya, marahnya, sekilas akan menghampiri lamunanmu. Mantanmu kini sudah jauh di ujung sana, tanpa tahu lagi apa yang dia lakukan, perpisahan ini justru membuatmu tersiksa akan kenangan dengannya. Tak menutup kemungkinan dia juga merindukanmu, ketika hal itu mulai terngiang di kepalamu kamu mulai ingin tahu apa yang sedang dia rasakan. Berikut adalah tanda si mantan masih merindukanmu :
1. Pesan Singkat : Dia akan memeberi kabar dengan pesan singkat bahkan menelephonmu, jika mantanmu tak pernah melakukan ini tandanya dia tak pernah merindukanmu
Menjadi orang yang dirindukan membuatmu merasa bangga dan merasa masih diistimewakan dalam hidupnya, meskipun dia hanya iseng melakukannya. Bodo amatlah yang penting dia lagi cari – cari waktu untuk sekedar menghubungimu dan menanyakan kabarmu, kamu sekarang kuliah dimana, ambil jurusan apa, masih tinggal di kota tempat kalian berjumpa dulu, sampai menanyakan kamu sekarang udah punya pacar lagi apa belum.
Kalau pertanyaan ini masih berlanjut, mungkin dia akan menanyakan cantikan mana dia sama aku ?.. hehe. Ya cantikan pacar kamu yang sekaranglah, karena pacar kamu yang lebih bisa menyesuaikan kamu sekarang yang sudah lebih dewasa dan rencana membangun masa depan bersama.
2. Cemburu Masih Mengganggunya : Cie yang masih belum rela, gatel nih ya, garuk aja pak
Kecemburuannya kini bisa diartikan sebagai rasa irinya terhadapmu yang sudah bisa move-on dan menjalani hidup yang lebih baik. Atau memang dia sedang merindukanmu yang sudah bukan miliknya. Adapula kelakuan dia yang hanya ingin kamu, masih mengharapkan kamu kembali dengannya, seperti dulu.
Tergantung bagaimana kamu akan bersikap. Jika hatimu berkata iya, ketika posisimu bersama orang lain, maka katakana dengan jujur tanpa menyakiti siapapun, termasuk kamu sendiri. Jangan menyiksamu dengan gengsi, jika memang kamu masih ingin bersamanya, buat keputusan yang tepat.
3. Stalking Tentangmu : Hampir setiap hari dia tak pernah lupa melakukannya
Dia selalu ingin tahu apa yang sedang kamu sibukkan sekarang. Meskipun tak bisa bertemu denganmu secara langsung, dia bisa memantaumu dari jauh dengan mencari nama semua sosmed kamu. Melihat fotomu di medsos, bertanya tentang kabarmu melalui temanmu juga merupakan usahanya untuk mencari kabar tentangmu.
Setiap update foto, video, di instagrammu, tak terlewatkan olehnya. Dengan meninggalkan jejak memberi love, memberi komentar, agar kamu tahu dia sedang memperhatikanmu. Atau jangankan memberi love dan komentar, dia yang gengsi dan bersikeras untuk tetap menyembunyikan kerinduannya, dia bahkan enggan untuk memfollow kamu.
4. Masa Lalu yang Masih Membayangi : Bukannya dia tak bisa melupakanmu, namun dia masih saja melakukan hal yang menjadi kebiasaan kalian berdua dulu
Harapan kembali padamu itu sudah terlihat dengan jelas, namun kini kamu hanya sekedar merindukannya bukan menginginkannya kembali. Usahanya mungkin cukup berpengaruh dan membuatmu merasakan gundah gulana. Kamu terganggu dan mulai membuat pilihan dia atau pacarmu.
Masa lalunya bersamamu memang indah dia rasa, itu mungkin yang membuatnya tetap melakukan kebiasaan menghabiskan hari minggu dengan bermain tenis yang sering kalian lakukan dulu, dia tetap menerapkannya sampai sekarang. Setiap kali dia merindukanmu dia akan datang ke tempat kalian pernah tertawa bersama, ke kafe kesukaannya, ke tempat karaoke dengan nomor ruang mana saja yang yang pernah kalian tempati. Berharap akan bertemu denganmu disana.
5. Sapaan Lembut : Buat kamu yang masih tinggal satu kota dengannya mungkin akan bertemu tanpa sengaja
Tak ada salahnya menegurmu saat ia bertemu denganmu, dia memang mengharapkan pertemuan ini terjadi. Sapaan lembutnya akan terdengar di telingamu. Tanpa berjabat tangan, dia juga mulai bertingkah aneh. Seperti bingung ingin mengungkapkan apa, dan harus memulai dengan kalimat apa.
Ketika kamu mulai mengawali menyentuh pundaknya, dia akan merasa lebih tenang, dan mulai berbincang denganmu. Beberapa kata mungkin akan terungkap dari mulutnya. Beberapa jam usai, dan kamu baru menyadari berbicara dan melihat sayu matanya masih membuatmu nyaman. Diapun mulai menyentuh tanganmu dengan lembut ketika akan berjalan pulang.
6. Ungkapan Harapan dan Mulai Memperbaiki Sikap Buruknya : Ya, dia akan melakukan itu terutama untuk dirinya sendiri
Dia memang bukan si A yang pernah bersamamu dulu, dia kini lebih dewasa dan berubah menjadi lebih baik. Dia sadar akan lebih lega ketika akan mengungkapkan kata rindu padamu, tanpa maksud menyakiti siapapun termasuk pacarmu yang sekarang. Dia hanya mengungkapkan apa yang tidak seharusnya dia katakan, namun apa boleh buat hatinya mendorong dengan kuat untuk tak menyembunyikan lagi apa yang selama ini masih terpendam.
Sifat dan sikap buruknya dulu kini sudah mulai pudar seiring berjalannya waktu, kamu bahkan hanya bisa menyadarinya setelah putus dengannya. Iya, dia masih mengingat nasehatmu, dia masih menganggapmu sebagai sosok penting di hidupnya. Mengingat perkataanmu masih memotivasinya untuk berubah.
Itulah tanda yang terjadi ketika mantan kamu masih merindukanmu, mungkin ini akan terjadi sebaliknya padamu. Ketika itu terjadi, ambillah sikap tenang dan tetap bijak dalam mengambil keputusan tanpa harus menyakiti pacarmu, mantanmu, bahkan dirimu sendiri. Kamu punya hak untuk memilih, keduanya mencintaimu, tanpa meminta kamu menyakitinya jadi jujurlah.
Sumber : vebma.com
Tuesday, April 4, 2017
TERNYATA Ini 6 Kesalahan F4tal Cowok yang Bikin Cewek Menyer4h Bertahan dan Memilih untuk Pergi Meninggalkannya
“Cowok itu hanya berjuang di masa PDKT dan awal pacaran saja, setelah itu giliran cewek yang berjuang”, faktanya kalimat tersebut memang bukan bualan semata, melainkan kenyataan yang sering terjadi. Dalam sebuah hubungan yang dijalin antara cowok dan cewek, cowok memang seringkali hanya menunjukkan usaha di masa PDKT dan awal pacaran.
Setelah melalui beberapa bulan pacaran, sifat asli cowok mulai terlihat, dia mulai cuek dan perhatiannya tak lagi seindah dulu. Di situasi ini, giliran kesabaran cewek yang diuji, seberapa besar usahanya untuk mempertahankan hubungan yang terlanjur dijalin tersebut. Cewek bisa saja selalu sabar dan berusaha melakukan banyak cara untuk bertahan, tetapi ketika cowok membalas dengan 6 kesalahan fatal berikut ini, cewek bisa saja menyerah bertahan dan memilih untuk pergi lho,
1. Cuek Karena Terlalu Asik dengan Dunianya Sendiri
Sudah bukan rahasia lagi kalau cowok bisa lupa dengan segalanya, termasuk dengan pacarnya, saat dia sedang menikmati dunianya sendiri, yaitu melakukan hobi kesukaannya dan berkumpul bersama teman-teman seperjuangan. Karena terlalu nyaman dengan dunia hobi, perhatian cowok kepada pacar menjadi turun drastis dan membuat cewek merasa bete karena terus-terusan dicuekin. Kalau masih hitungan 1-2 minggu sih mungkin cewek masih bisa sabar, tetapi jika kecuekan cowok berlanjut sampai berbulan-bulan, cewek juga bisa berpikir untuk menyerah lho!
2. Egois dan Tak Menghargai Usaha Si Cewek
Segala macam usaha dilakukan cewek untuk membuat hubungan kembali indah seperti di masa awal pacaran dulu, tetapi apa gunanya jika semua usaha cewek tersebut tak dihargai oleh si cowok. Cewek mana sih yang masih betah sama cowok yang egois?
3. Menuntut Perubahan Tapi Tak Mau Memantaskan Diri
Masih tentang sifat egois. Biasanya, cowok yang egois selalu berusaha untuk berubah sifat-sifat yang tidak dia suka dari pacarnya, tetapi parahnya, dia juga tak bisa mengintropeksi dirinya sendiri, sehingga dia tidak sadar bahwa ada juga beberapa hal yang harus diubah dari dirinya, untuk bisa memantaskan diri menjadi pendamping yang baik untuk si cewek. Coba Loopers pikir, apa iya masih ada cewek yang suka dituntut untuk berubah oleh orang yang bahkan tak ingin berubah?
4. Banyak Berbohong dengan Alasan Tak Masuk Akal
Berbohong sama saja dengan mengkhianati kepercayaan yang telah diberikan. Ketika hal ini dilakukan oleh cowok bahkan sampai berkali-kali, sudah jelas cewek yang dibohongi akan merasa terkhianati. Capek juga kan kalau harus dibohongi berkali-kali!
5. Membandingkan dengan Cewek Lain
Tidak ada cewek yang suka ketika dirinya dibanding-bandingkan dengan cewek lain. Semua cewek pasti memiliki daya tarik, kelebihan, dan kelemahan masing-masing. Lebih baik pergi dan menikmati masa sendiri deh daripada pacaran dengan cowok yang bahkan masih repot-repot membandingkan ceweknya dengan cewek-cewek lain!
6. Tak Ada Pembicaraan Tentang Masa Depan
Terjebak dalam hubungan yang datar-datar saja bersama cowok yang bahkan tak tertarik untuk membicarakan masa depan, apa pantas hubungan seperti ini terus-menerus dipertahankan oleh si cewek? Tak adanya minat dari si cowok tentang masa depan bisa bikin cewek mulai lelah untuk bertahan lho, Loopers!
Menurut Loopers, kesalahan cowok yang mana nih yang paling tak termaafkan?
Sumber : loop.co.id
Setelah melalui beberapa bulan pacaran, sifat asli cowok mulai terlihat, dia mulai cuek dan perhatiannya tak lagi seindah dulu. Di situasi ini, giliran kesabaran cewek yang diuji, seberapa besar usahanya untuk mempertahankan hubungan yang terlanjur dijalin tersebut. Cewek bisa saja selalu sabar dan berusaha melakukan banyak cara untuk bertahan, tetapi ketika cowok membalas dengan 6 kesalahan fatal berikut ini, cewek bisa saja menyerah bertahan dan memilih untuk pergi lho,
1. Cuek Karena Terlalu Asik dengan Dunianya Sendiri
Sudah bukan rahasia lagi kalau cowok bisa lupa dengan segalanya, termasuk dengan pacarnya, saat dia sedang menikmati dunianya sendiri, yaitu melakukan hobi kesukaannya dan berkumpul bersama teman-teman seperjuangan. Karena terlalu nyaman dengan dunia hobi, perhatian cowok kepada pacar menjadi turun drastis dan membuat cewek merasa bete karena terus-terusan dicuekin. Kalau masih hitungan 1-2 minggu sih mungkin cewek masih bisa sabar, tetapi jika kecuekan cowok berlanjut sampai berbulan-bulan, cewek juga bisa berpikir untuk menyerah lho!
2. Egois dan Tak Menghargai Usaha Si Cewek
Segala macam usaha dilakukan cewek untuk membuat hubungan kembali indah seperti di masa awal pacaran dulu, tetapi apa gunanya jika semua usaha cewek tersebut tak dihargai oleh si cowok. Cewek mana sih yang masih betah sama cowok yang egois?
3. Menuntut Perubahan Tapi Tak Mau Memantaskan Diri
Masih tentang sifat egois. Biasanya, cowok yang egois selalu berusaha untuk berubah sifat-sifat yang tidak dia suka dari pacarnya, tetapi parahnya, dia juga tak bisa mengintropeksi dirinya sendiri, sehingga dia tidak sadar bahwa ada juga beberapa hal yang harus diubah dari dirinya, untuk bisa memantaskan diri menjadi pendamping yang baik untuk si cewek. Coba Loopers pikir, apa iya masih ada cewek yang suka dituntut untuk berubah oleh orang yang bahkan tak ingin berubah?
4. Banyak Berbohong dengan Alasan Tak Masuk Akal
Berbohong sama saja dengan mengkhianati kepercayaan yang telah diberikan. Ketika hal ini dilakukan oleh cowok bahkan sampai berkali-kali, sudah jelas cewek yang dibohongi akan merasa terkhianati. Capek juga kan kalau harus dibohongi berkali-kali!
5. Membandingkan dengan Cewek Lain
Tidak ada cewek yang suka ketika dirinya dibanding-bandingkan dengan cewek lain. Semua cewek pasti memiliki daya tarik, kelebihan, dan kelemahan masing-masing. Lebih baik pergi dan menikmati masa sendiri deh daripada pacaran dengan cowok yang bahkan masih repot-repot membandingkan ceweknya dengan cewek-cewek lain!
6. Tak Ada Pembicaraan Tentang Masa Depan
Terjebak dalam hubungan yang datar-datar saja bersama cowok yang bahkan tak tertarik untuk membicarakan masa depan, apa pantas hubungan seperti ini terus-menerus dipertahankan oleh si cewek? Tak adanya minat dari si cowok tentang masa depan bisa bikin cewek mulai lelah untuk bertahan lho, Loopers!
Menurut Loopers, kesalahan cowok yang mana nih yang paling tak termaafkan?
Sumber : loop.co.id
Subscribe to:
Posts (Atom)






